6
maret 2015
Pukul
14:04
Perpustakaan
Fakultas Ekonomi UNIMED
Lapangan hijau stadion jadi objek yang bisa
menenangkan hati
Iringan musik yang mendayu-dayu ditambah semilir angin yang memanjakanku..
Aku duduk termenung, dan terlintas kembali masa-masa silam.
Iringan musik yang mendayu-dayu ditambah semilir angin yang memanjakanku..
Aku duduk termenung, dan terlintas kembali masa-masa silam.
Semua masa yang udah pernah ku lewati, masa yang penuh torehan warna-warni kehidupan.
Hai waktu, terimakasih buat setiap
kesempatan itu..
Pencapaian,kebahagiaan, persahabatan, kegagalan,
kesedihan, kekhawatiran, sorak-sorai, perjuangan, dan semua beradu di kepalaku
membentuk suatu ritme yang tak ku mengerti.
Sekarang aku tertegun dengan tatapan
menerawang ke ruang waktu.
ahh, aku masih berusaha untuk terus mencari artinya.
namun yang kudapatkan hanyalah segurat ekspresi yang tak ku inginkan bukan jawaban
ahh, aku masih berusaha untuk terus mencari artinya.
namun yang kudapatkan hanyalah segurat ekspresi yang tak ku inginkan bukan jawaban
Hei waktu, kau masih tetap sama dengan
yang 1 tahun lalu, 2 tahun lalu, ataupun
3 tahun lalu..
semuanya sama, dimensimu saja yang berbeda..
semuanya sama, dimensimu saja yang berbeda..
Baiklah sang waktu,
sampai jumpa di masa aku telah berubah menjadi seseorang yang berbeda.
seseorang pribadi yang lebih dewasa menghadapi pergumulan hidup
yaa, akan ada saatnya aku akan mengerti..
sampai jumpa di masa aku telah berubah menjadi seseorang yang berbeda.
seseorang pribadi yang lebih dewasa menghadapi pergumulan hidup
yaa, akan ada saatnya aku akan mengerti..
Aku bangkit dari jatuhku, dan berdiri di
kakiku sendiri
aku melihat siapa yang benar-benar harus ku perjuangkan
akupun menggapai impianku menjadi nyata..
dan aku menemukan maksudMU Penciptaku J
aku melihat siapa yang benar-benar harus ku perjuangkan
akupun menggapai impianku menjadi nyata..
dan aku menemukan maksudMU Penciptaku J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar