10
Oktober 2015
Hari ini PKL gabungan jurusan Akuntansi
dan Manajemen UNIMED. Senang rasanya bisa tertawa bersama. Aku bahkan hampir tak mampu
mendeskripsikan betapa bahagianya aku hari ini. Event PKL ini benar-benar suatu
kesempatan menyenangkan sebelum kami para stambuk 2012 berjuang mengejar salah
satu syarat menjadi Sarjana Ekonomi yakni SKRIPSI. Banyak moment bahagia yang
tercipta tadi, ada bagian dimana aku bisa merasakan kebahagiaan menatap luasnya
pantai yang terbentang didepan mata, juga bagian ketika aku bisa menatap sosok
yang sempat membuatku berbunga-bunga tanpa jeda.. yaa.. Kamu.. Sejenak aku mencoba
memahami kesempatan yang Tuhan berikan khususnya untuk hari ini, Tuhan begitu
mengerti tentang isi hatiku yang terkadang tak menentu. DIA pasti ingin aku
berbahagia dan jangan terfokus pada apa yang tak ku muliki ketika aku galau. Terimakasih
TUHAN.
Kegalauan pasti muncul pada setiap orang,
biasanya kegalauan itu muncul ketika seseorang tidak mensyukuri apa yang mereka
meiliki, terlalu melihat ke masa yang sudah lewat dan meratapi diri yang tidak
pernah menjadi sempurna. Tapi TUHAN itu baik dan selalu baik. DIA selalu ada
bagi kita umatnya. Sering kali kurasakan betapa Tuhan ingin mengajarku
mensyukuri apa yang sudah ku miliki. Misalnya: kedua orang tua yang selalu
memperhatikanku, sahabat-sahabat yang selalu menyokong dan mendukungku,
teman-teman yang membuat hidupku lebih berwarna, juga orang-orang yang pernah
hadir maupun yang masih hadir yang telah mengisi hidupku. Semua orang-orang ini
benar-benar membentukku. Ada yang membentukku untuk lebih menghargai waktu, ada
yang membentukku lebih mengutamakan kepentingan bersama, ada yang membentukku
menjadi lebih dewasa bersikap dan berbicara, ada yang membentukku untuk lebih
memberi perhatian pada hal yang harus jadi pusat perhatian, dan semua ajaran
hidup itu benar-benar membuatku merasa sangat istimewa. Betapa baiknya Tuhan
itu, DIA ingin aku berjalan sesuai rencanaNya. DIA selalu menuntunku menjalani
jalan yang membawaku kepada keselamatan.
Rasanya tak bosan ketika ingin bercerita
tentang perasaan. Meski kadang hal itu terlihat berlebihan atau terlalu klise. Tapi
tak bisa dipungkiri, perasaan suka itu bukan suatu kesalahan. Mungkin yang
salah ada cara mereka dalam mengekspresikan rasa sukanya. Banyak cara
pengekspresian yang sering dilakukan, namun yang paling sering terlihat adanya
tingkah laku yang terlalu ‘tampak’ saat berekspresi tentang perasaan itu. Kadang
memang ada beberapa orang lebih menyukai seseorang yang lebih ekspresif namun
banyak juga yang terkadang langsung ilfeel ketika Agresif yang tidak pada
tempatnya. Namun terlepas dari cara berekspresi yang bermacam-macam, hal yang
paling indah adalah ketika seseorang menyukai seseorang yang lain, seseorang
yang lain pun menyukai seseorang itu. Hahaha... itu memang indah. Tetapi keindahan
itu tak selalu dimiliki setiap orang^^. Lebih tepatnya tak semua orang memiliki
kesempatan untuk itu. Mungkin orang yang tak memiliki kesempatan itu sedang
diajarkan Tuhan untuk lebih memantaskan diri dan lebih menghargai tiap
kesempatan lain yang masih diberikanNya. Karena memang hidup bukan hanya
tentang perasaan suka/cinta kepada seseorang yang lain, namun aspek yang lain
juga patut diberikan kesempatan jadi pusat perhatian.
Bagi kamu para jomblo’ers, percayalah bahwa
kamu tidak benar-benar sendiri. Karena disana ada seseorang yang selalu berdoa
kepadaNYA untuk dipertemukan dan dipantaskan untuk menjadi pasanganmu, karena
kamu juga sedang memantaskan diri untuk bertemu dengannya.
Semangat :)
Semangat :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar